Diberdayakan oleh Blogger.
Foto saya
baca dan nikmati perjalanan kali ini.

Followers

Recent Posts

Download

Blogger Tricks

Blogger Themes

RSS

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

over the hedge!



Sebungkus makanan ringan di kotak penjualan makanan otomatis itu tak juga mau jatuh. Disodok, ditekan, digoyang-goyang, snack itu tetap teguh ditempatnya. Ia melompat, memukul-mukul kotak, tak jua berguna. Ahh, RJ kehabisan akal. Ia tak berdaya menghadapi kotak yang menjulang 3x lebih tinggi dari tubuhnya. Ia masih memutar otak, memandang sekeliling. Lalu, aha! Sebuah bohlam lampu mendadak berkeredapan diatas kepalanya. Selintas ide datang mendadak. Tapi ia buru-buru berbalik badan, menepisnya. Tidakkk! Itu ide gila. Dan berbahaya. Saat itulah, perutnya berbunyi, tanda ia cukup kelaparan. Cukup sudah alasan untuk RJ mulai berjalan dan menjemput segudang makanan.

Lalu disinilah RJ, disebuah gua ,surganya makanan berlimpah. Sayangnya, semua itu kepunyaan si Beruang dan ia harus mencurinya. Sebagaimana rakun yang gesit, RJ bergerak lincah mengumpulkan berbagai makanan ke dalam sebuah kereta. Semuanya sudah siap, dan lebih dari cukup, bahkan berlebihan. Saatnya turun dan menikmati makanan! Tapi, tunggu dulu. Ia melihat sekaleng kentang bumbu  digenggaman si Beruang yang tengah pulas. Berbekal nekad dan keserakahan, ia mengambilnya secara perlahan, berhasil! Mengingat rasanya yang sungguh enak, RJ membukanya, waktunya bersamaan dengan terbukanya mata si Beruang!

Itulah adegan pembuka film animasi ini. Menarik. Alur berikutnya bisa ditebak, RJ tertangkap basah mencuri dan demi menyelamatkan nyawanya, maka ia berjanji akan mengembalikan makanan si Beruang dalam waktu seminggu. Semuanya, dalam waktu seminggu. Dan, dimulailah petualangan RJ si Rakun.

Sementara itu, di suatu tempat, sekelompok hewan yang baru terbangun dari tidur musim dinginnya sedang dilanda kebingungan. Hutan tempat mereka biasanya mengumpulkan makanan, telah berubah menjadi perumahan baru, dengan pembatas tembok rumput yang tinggi dan tak berujung. Mereka tak tahu harus kemana mencari makan.

RJ menangkap kebingungan mereka, dan timbul ide jeniusnya. RJ yang memang pintar dan punya sekantong perlatan ‘ajaib’ menawarkan solusi jitu. Setelah sebelumnya mendapat penolakan keras dari Verne Sang Pemimpin, akhirnya ia berhasil membujuk kelompok tersebut untuk mengikutinya mencari makanan dengan mencuri di “hutan” barunya, yaitu perumahan diseberang tembok rumput.  Seperti semua yang berubah, maka berubah pulalah pola hidup kelompok itu. Mereka mulai menolak kayu dan umbi, dan beralih ke kentang bumbu, pizza, game, televisi dan segala makanan konsumsi manusia. Hanya Verne lah yang masih bertahan dengan tetap memakan kayu dan umbi, tentu saja dengan usaha yang susah lagi payah.

Ide cerita yang ‘beda’ berhasil membuat penonton terbawa dalam arus komedi yang tercipta dalam film tersebut. Pesan-pesan yang menurut saya, adalah salah satu pesan utama dalam film ini-selain pesan tentang pentingnya keluarga- , disampaikan dengan cukup baik. Manusia yang tak lagi menganggap bahwa hewan sama makhluk hidupnya dengan mereka, dan manusia yang tak pernah merasa cukup dengan segala makanan yang ada, dituturkan lewat sudut pandang seekor Rakun yang dalam film ini, digambarkan sangat memahami tindak-tanduk manusia.

Klimaks cerita adalah saat dimana, ketika mereka mencuri perlengkapan pesta dari sebuah rumah. Lagi-lagi, keserakahan RJ lah yang membuat semuanya tertangkap, tentu saja kecuali RJ. Maka terbongkarlah semuanya. Kebaikan RJ hanyalah sebuah kedok untuk memanfaatkan sekelompok hewan itu agar bisa membantunya menepati janji mengumpulkan makanan untuk si Beruang. Meski sedih, RJ tetap pergi melarikan makanan hasil curiannya bersama dengan kelompok Verne yang tak pernah menikmati hasilnya. Si Beruang telah menunggunya. Hari itu tepat satu minggu, waktu yang dijanjikan RJ. Namun, perasaan sedih, telah membuat RJ sadar, ia telah jatuh cinta pada sekelompok hewan bodoh dan naïf itu, pada keluarga yang mau menerimanya dengan tulus. Hal itu membuatnya harus berubah haluan, dan membuat si Beruang murka. Akhirnya, RJ bisa berkumpul dengan keluarga barunya dan diterima oleh Verne, setelah berhasil mengeluarkan mereka dari kotak perangkap, dan mengalahkan si Beruang.

Film ini bisa menjadi sempurna, jika saja tidak ada sesuatu yang berlebihan dan missing didalamnya. Adegan kejar-kejaran antara RJ, Verne, Beruang, dan Anjing peliharaan didalam perumahan, hingga mereka sampai ke angkasa, tampaknya agak berlebihan. Bagaimana beruang itu mempunyai begitu banyak makanan, tidak dijelaskan hingga akhir film. RJ pun tak pernah diceritakan asal-usulnya, dan apakah latar belakangnya yang ia ceritakan didepan kelompok Verne, nyata atau hanya kebohongan. Mengingat selain lincah, RJ pun digambarkan sebagai rakun yang licik.

Meski begitu, bumbu kisah percintaan antara Stella si Sigung dengan Tiger si Kucing, sangat menghibur. Pesona film ini pun didukung oleh pengisi suara yang notabene pemain film kawakan, diantaranya Bruce Willis. Penyanyi nyentrik Avril Lavigne pun ikut mengisi suara. Cocok ditonton rame-rame bersama teman.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Menggali mengatakan...

karena filmnya "normal" dalam konteks pesan yg ingin di sampaikan, aku komentar redaksional-nya aja ya [haiyah, basi bgt sih!]

"Pesan-pesan yang menurut saya, adalah salah satu pesan utama dalam film ini-selain pesan tentang pentingnya keluarga- , disampaikan dengan cukup baik" -> susah dipahami nih.. jangan buru-buru posting kalo belum dibaca berulang-ulang ya.. ^_^

"..berkeredapan". waw! pilihan diksi yg luar biasa

lebahkecil mengatakan...

jiahaahahaaa...
kata-kata itu emang aneh, sempet kuliatliat, tapi kahirnya kubiarin aja.

berkeredapan itu kayaknya keluar setelah aku baca bukubukunya Puthut EA.

Posting Komentar

komennya yah